Pemabuk dan Pencemas Lebih Terkoneksi ke Facebook

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Pemabuk dan Pencemas Lebih Terkoneksi ke Facebook

Post by leonar on Fri Apr 12, 2013 8:39 pm

Pemabuk dan Pencemas Lebih Terkoneksi ke Facebook
TEMPO.CO, Missouri - Sebuah penelitian mengungkap bahwa para pemabuk dan pencemas adalah kalangan yang paling mungkin secara emosional terkoneksi ke Facebook. Peneliti itu juga menemukan bahwa orang yang menggunakan ganja kurang kecenderungannya untuk terhubung secara emosional ke situs jejaring sosial itu.
Russell Clayton, dari Jurusan Jurnalisme Universitas Missouri, meneliti bagaimana keterlibatan satu miliar pengguna Facebook di situs itu. Dia mengamati lebih dari 225 siswa terkait tingkat kesepian, kecemasan, penggunaan alkohol dan penggunaan ganja mereka. Ia menemukan bahwa siswa yang melaporkan tingkat kecemasan dan konsumsi alkohol lebih tinggi terkoneksi secara lebih emosional ke Facebook dan berbagai fasilitas koneksi sosialnya.
Clayton juga menemukan bahwa siswa yang memiliki tingkat kecemasan dan kesepian lebih tinggi lebih mungkin untuk menggunakan Facebook sebagai platform untuk berhubungan dengan orang lain. "Orang-orang yang merasa dirinya pencemas lebih cenderung ingin bertemu dan berhubungan dengan orang lain secara online," kata Clayton.
Sementara, ketika mereka yang secara emosional terhubung dengan Facebook melihat gambar dan status dari teman-teman Facebook mereka menggunakan alkohol, mereka lebih termotivasi untuk terlibat dalam perilaku online serupa dalam rangka untuk menyesuaikan diri secara sosial.
Dia menambahkan, karena penggunaan alkohol umumnya dipandang sebagai normatif, atau diterima secara sosial di kalangan mahasiswa, meningkatnya pengguna alkohol dapat menyebabkan peningkatan koneksi secara emosional ke Facebook. Sebaliknya, ia juga menemukan bahwa siswa yang menggunakan ganja kurang terkoneksi secara emosional dengan Facebook.
Clayton dan rekan-rekannya juga menemukan bahwa siswa yang melaporkan kesepian tingkat tinggi tidak terkoneksi secara emosional ke Facebook, tapi menggunakan Facebook sebagai alat untuk berhubungan dengan orang lain. Studi ini dipublikasikan dalam Journal of Computers in Human Behaviour.

leonar

Jumlah posting : 13
Join date : 08.04.13

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik